Abaikan-Instruksi-Luis-Enrique-Lionel-Messi-Dinasihati-Pelatih-Ajax

Abaikan-Instruksi-Luis-Enrique-Lionel-Messi-Dinasihati-Pelatih-Ajax
Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tengah mendapat sorotan, karena tak mau diganti dalam laga lanjutan La Liga kontra Eibar, akhir pekan lalu. Dalam video rekaman laga itu, Messi terlihat menolak instruksi pelatih Luis Enrique, yang ingin menariknya keluar dan memasukkan pemain lain.

Pelatih Ajax Amsterdam, Frank de Boer, coba memberi Messi nasihat atas perilaku yang dianggap tak pantas tersebut. De Boer menyatakan, jangan karena Messi merasa sebagai pemain terbaik di dunia, kemudian dia mengabaikan instruksi pelatih.

“Dia (Messi) adalah yang terbaik di dunia dan akan seperti itu beberapa tahun lagi. Leo juga punya pengalaman hebat, jadi dia tahu bagaimana secara fisik. Tapi, ketika pelatih mengatakan satu hal, Anda harus mendengarkan,” terang De Boer, seperti dilansir Soccerway.

Mengenai insiden tersebut, Luis Enrique tak ingin memperpanjangnya. Tapi, De Boer yakin, sebagai pemain besar, Messi seharusnya melakukan apa yang diperintahkan pelatih. De Boer pernah menghabiskan 4 musim bersama Enrique, ketika keduanya sama-sama masih berseragam Barcelona.

Kebetulan, Ajax harus bertandang ke markas Blaugrana di Camp Nou, Rabu dini hari WIB 22 Oktober 2014 dalam laga lanjutan Grup F Liga Champions. De Boer menganggap Enrique merupakan sosok pemimpin yang hebat di lapangan, dan contoh bagi rekan-rekan setimnya.

“Dia adalah salah satu kapten di tim (Barcelona), seorang pejuang, seorang pemenang dan atlet yang selalu memberikan kemampuannya 200 persen. Dia contoh untuk diikuti,” paparnya.

Prediksi-Wolverhampton-Wanderers-vs-Middlesbrough

Prediksi-Wolverhampton-Wanderers-vs-Middlesbrough
Head to Head :
30/03/2013 Wolverhampton 3-2 Middlesbrough
15/12/2012 Middlesbrough 2-0 Wolverhampton
24/01/2009 Wolverhampton 1-2 Middlesbrough
17/04/2004 Wolverhampton 2-0 Middlesbrough
01/11/2003 Middlesbrough 2-0 Wolverhampton

Performance Wolverhampton :
04/10/2014 Wolverhampton 2-2 Wigan Athletic
02/10/2014 Wolverhampton 1-3 Huddersfield Town
28/09/2014 Reading 3-3 Wolverhampton
20/09/2014 Wolverhampton 1-0 Bolton Wanderers
17/09/2014 Charlton Athletic 1-1 Wolverhampton

Performance Middlesbrough :
04/10/2014 Middlesbrough 2-0 Fulham
01/10/2014 Middlesbrough 1-1 Blackpool
27/09/2014 Charlton Athletic 0-0 Middlesbrough
24/09/2014 Liverpool 1-1 Middlesbrough
20/09/2014 Middlesbrough 4-0 Brentford

Dani-Alves-Belum-Capai-Kesepakatan-Dengan-Klub-Manapun

Dani-Alves-Belum-Capai-Kesepakatan-Dengan-Klub-Manapun
Bek Barcelona, Dani Alves menegaskan bahwa dirinya belum mencapai kesepakatan dengan tim manapun.

Ketika dibahas mengenai masa depannya, pemain asal Brasil ini mengatakan bahwa dirinya belum capai kesepakatan dengan siapapun dan dirinya hanya fokus untuk bermain bagi Barcelona.

“Saya bisa pastikan saya belum capai kesepakatan apapun dengan tim manapun, saat ini saya masih ingin berkonsentrasi dengan Barcelona,” kata pemain asal Brasil tersebut kepada media.

Real-Madrid-Dijagokan-Menang-Cristiano-Ronaldo-Pembuka-Gol-di-Anfield

Real-Madrid-Dijagokan-Menang-Cristiano-Ronaldo-Pembuka-Gol-di-Anfield
Kegarangan bomber Real Madrid, Cristiano Ronaldo ternyata menciutkan nyali Liverpool. Buktinya, Liverpool tak menerapkan strategi khusus mematikan Ronaldo ketika menjamu Madrid pada laga ketiga Liga Champions 2014/2015 di Stadion Anfield, Kamis (23/10) dini hari WIB.

Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers mengatakan, bomber berjuluk CR7 itu akan diperlakukan seperti penggawa Madrid lainnya. Bagi Rodgers, terlalu fokus pada Ronaldo justru akan menghancurkan Liverpool.

“Madrid memiliki banyak sekali pemain berkualitas di tim. Hanya berkonsentrasi untuk menghentikan Ronaldo akan menjadi kesalahan besar,” terang Rodgers di laman Sky Sports.

Ronaldo datang ke Liverpool dengan status mentereng. Bomber asal Portugal itu menjadi topskor sementara La Liga dengan koleksi 15 gol. Meski begitu, Liverpool ternyata tak keder.

“Kami perlu tahu bagaimana menghentikannya. Namun, ada banyak bagian berbahaya lain di lapangan. Mereka memiliki Modric dan Kroos yang punya teknik luar biasa untuk melepaskan tendangan jarak jauh,” tegas Rodgers.

Timnas-Indonesia-Pantang-Remehkan-Laos-300x178

Timnas-Indonesia-Pantang-Remehkan-Laos-300x178
Tim nasional Indonesia tak ingin meremehkan kekuatan Laos yang akan menjadi lawan terakhir di fase Grup A Piala AFF 2014. Laos dinilai bisa menjadi ancaman karena telah mengalami peningkatan.

Seperti diketahui, Laos dipastikan bergabung di Grup A setelah menjadirunner up pada babak kualifikasi yang rampung pada Senin (20/10). Sementara Myanmar yang menjadi juara kualifikasi, bakal bergabung di Grup B.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal menilai, Laos mengalami kemajuan cukup signifikan. “Dulu, Indonesia memang selalu menang dengan selisih tiga hingga lima gol melawan Laos. Tapi Laos sudah berkembang. Kami harus serius melawan siapapun,” kata Pikal melalui pesan singkat.

Indonesia memang memiliki rekor impresif melawan Laos. Dari enam pertandingan melawan Laos di kompetisi resmi, Indonesia memetik lima kemenangan dan satu kali imbang. Hasil imbang didapat saat bertemu di Piala AFF 2012. Kala itu, Indonesia dan Laos bermain imbang 2-2.

Indonesia dua kali memetik kemenangan telak 6-0 melawan Laos. Yaitu saat bertanding di Piala AFF 2010 dan pada 2004 saat masih bernama Tiger Cup.

Komentar-Alfred-Riedl-Usai-Lihat-Aksi-Evan-Dimas-dan-Maldini-Pali

Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior Alfred Riedhl masih merahasiakan apakah dua punggawa tim nasional Indonesia U-19 yang bergabung dengan tim Merah-Putih termasuk dalam 30 daftar nama skuat Garuda, julukan tim nasional Indonesia Senior yang bakal disetorkan ke AFF pekan depan.

Kapten Tim Garuda Jaya, Evan Dimas Darmono dan Maldini Pali bergabung dengan tim Merah-Putih, Kamis (16/10/2014) malam. Kedua punggawa skuat asuhan Pelatih Indra Sjafri ini dipanggil timnas senior karena dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan permainan di posisinya.

“Evan Dimas dan Maldini nanti ditentukan minggu depan,” ujar Alfred Riedl saat ditanya peluang kedua punggawa Garuda Jaya saat latihan di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (18/10/2014).

Alfred Riedl hanya melihat penampilan Evan dan Maldini sekali pada latihan Jumat (17/10/2014) pagi. Sedangkan di latihan terakhir, Sabtu (18/10/2014), pelatih asal Swedia ini hanya berada di lapangan sekitar 10 menit.

Setelah melakukan briefing bersama asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C Putera, Riedl pun keluar lapangan setelah menyapa skuat Merah-Putih.

Latihan terakhir yang dimulai pukul 07.55 WIB ini diikuti oleh sembilan pemain, tujuh pemain lapangan dan dua penjaga gawang. Evan Dimas Darmono terlihat di lapangan tanpa ditemani rekannya Maldini Pali.

Maldini absen di latihan terakhir itu karena terbentur dengan jadwal penerbangan pulang ke kampung halamannya di Makassar, setelah selesai menjalani laga Piala Asia U-19, 2014 di Myanmar. Maldini mendapat tiket pesawat penerbangan, Sabtu (18/10/2014) pukul 11. 20 WIB.

“Dia (Maldini) harus kembali dengan penerbangan pagi. Jadi tidak bergabung latihan pagi ini,” ujar Riedl.

Latihan terakhir dipimpin oleh asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C Putra. (Tribunnews)

Timnas-U-19-Tidak-Fokus

Mantan pelatih PSM Makassar yang saat ini menjabat sebagai Penasehat Teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Rudy Keltjes mengatakan, kegagalan Timnas U-19 di Piala Asia 2014 karena kurang fokus saat bertanding.

Menurut Rudy, tim pelatih dan official sudah berusaha dengan sangat baik namun tidak ditunjang oleh penampilan seluruh pemain. “Menurut saya, kegagalan kemarin, karena anak-anak tidak tampil dengan fokus dan disiplin. Itu mungkin disebabkan kejenuhan dari persiapan panjang sebelum Piala Asia 2014 digelar,” kata Rudy kepada Super Ball, Sabtu (18/10/2014).

Dua hal itu membuat seluruh instruksi dari pelatih berupa strategi yang diberikan saat latihan tidak dijalankan dengan baik saat menjalani laga di Piala Asia 2014 kemarin. Bahkan pemain kerap bermain dengan cara sendiri.

“Kalau soal skill, pemain kita tidak kalah dengan tim lain di Piala Asia 2014. Tim pelatih sudah memberikan instruksi yang benar, tetapi pemain saja yang tidak menjalankannya dengan baik,” ucap Rudy.

Yang membuat Rudy prihatin adalah meski menuai kekalahan, Evan Dimas dan kawan-kawan masih bisa tertawa dengan lepas. Seolah-olah tidak ada masalah apa-apa.

“Seharusnya sebagai pemain yang membawa nama bangsa, kekalahan dijadikan bahan evaluasi. Pemain juga seharusnya menunjukan sikap prihatin dan menjadikan kekalahan itu sebagai bahan perbaikan diri di laga selanjutnya,” tutur Rudy.

Rudy menambahkan, pemain Timnas U-19, semestinya sadar diri bahwa sedang membawa nama bangsa di perhelatan internasional itu. Dengan demikian tumbuh tanggung jawab terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga akan berusaha dengan keras untuk memenangkan setiap pertandingan.

“Saya kan pernah main di timnas juga. Seharusnya seluruh pemain tampil habis-habisan dan total. Kalau perlu berdarah-darah demi nama bangsa. Jangan justru mengedepankan kepentingan pribadi,” jelas Rudy. (Tribunnews)

Addison-Diragukan-Tampil-Lawan-Semen-Padang

Persela Lamongan sejatinya tak memiliki kendala dalam masa persiapan menuju putaran kedua babak delapan besar. Hanya saja, menjelang laga lawan Semen Padang, kondisi striker utama Addison Alves justru meragukan.

Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong tak bisa menjamin apakah penyerang asal Brasil tersebut bisa main pada pertandingan lawan Semen Padang, Selasa (21/10) besok malam di Stadion Surajaya.

“Dia ada sedikit masalah di pinggang. Sehingga Addison belum bisa ikut latihan. Kami akan terus memantau kondisinya,” ujar pelatih yang akrab disapa Edu ini. Edu sangat berharap akan kesembuhan Addison.

Sebab mantan pemain yang sempat menjalani trial di Mitra Kukar ini sangat kokoh di lini depan. Duetnya bersama Srdan Lopicic terbukti ampuh untuk mendobrak pertahanan lawan. Hanya saja gol-gol Addison belum mampu mengantarkan kemenangan untuk Persela. (faw/pra)

Arema-Cronus-Berbekal-Keyakinan

Menghadapi Persipura Jayapura di laga perdana putaran kedua babak delapan besar ISL, di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (21/10), Arema Cronus berbekal keyakinan bisa menang.

Dengan kondisi tim yang tidak full team, Arema tetap yakin bisa meraih poin di Papua.

Beberapa pilar kondisinya belum seratus persen pulih. Samsul Arif, Juan Revi, dan Purwaka Yudi, meskipun ikut ke Papua, namun masih berkutat pada cedera. Bahkan kapten tim, Ahmad Bustomi dipastikan absen karena cedera.

Meski demikian, tim berjuluk Singo Edan tersebut, tetap optimistis bisa meraih kemenangan di Papua.

Iwan Budianto, CEO Arema mengakui jika timnya datang ke Jayapura dengan kondisi yang kurang bagus.

“Kami datang ke Papua dengan modal yang tidak terlalu bagus dari segi kebugaran tim,” kata Iwan.

Selain tiga pemain tersebut, tim kebanggan Malang Raya itu juga dilanda kelelahan usai menjalani perjalanan panjang dari Malang menuju Jayapura.

Meski demikian, Iwan yakin timnya bisa meraih poin di Papua. Apalagi sebelum berangkat ke Papua, Arema bermodalkan kemenangan meyakinkan, 3-0 atas Persipura, di pertandingan sebelumnya.

“Kemenangan itu menjadi modal bagus bagi kami. Bisa meningkatkan mental pemain,” kata Iwan.

Melawan Persipura merupakan pertandingan penting. Jika bisa meraih tiga poin, peluang Arema lolos ke semifinal ISL kian besar. Saat ini Arema berada di peringkat pertama grup K dengan mengemas tujuh poin.

rediksi-Persib-vs-Persebaya

Jadwal 8 besar ISL 2014 putaran kedua bakal kembali mempertemukan Persib vs Persebaya. Kali ini, giliran Persib Bandung yang menjadi tuan rumah bagi Persebaya Surabaya. Inilah prediksi pertandingan Persebaya vs Persib yang rencananya akan ditayangkan live RCTI pada 22 Oktober 2014 mulai pukul 15.30 WIB langsung dari Stadion Si Jalak Harupat Bandung.

Menjamu Persebaya, tim Maung Bandung punya modal berharga setelah meraih hasil imbang 1-1 di Surabaya. Pelatih Persib, Jajang Nurjaman, mengaku sudah memiliki resep jitu untuk mengkandaskan pasukan Bajul Ijo di kota kembang.

“Pasti ada yang dipelajari (dari pertemuan pertama di Surabaya). Kita sudah tidak meraba-raba lagi, kita sudah tahu kekuatannya. Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, kita agak-agak meraba-raba,” beber Jajang Nurjaman di Bandung beberapa waktu lalu.

”Tapi setelah pertandingan kemarin kita jadi tahu di mana kelebihannya Persebaya dan kita akan coba antisipasi itu dengan persiapan yang kita lakukan di lapangan,” tandas pelatih asli Jawa Barat ini.

Sementara itu, pelatih Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan (RD), agak dipusingkan dengan absennya sejumlah pemain pilarnya karena cedera. Eks pelatih Timnas Indonesia U23 itu pun mau tidak mau harus melakukan perubahan strategi dengan harapan bisa mencuri poin dari kandang Persib.

“Mungkin taktik bermain (mengalami perubahan). Kemungkinan pemain mereka juga banyak yang baru karena kemarin banyak yang tidak fit. Jadi kita harus berubah taktik bermain. Namun cara main enggak berubah,” ujar Rahmad Darmawan.