316030_presiden-fifa--sepp-blatter_663_382

beritabolahariini.com – FIFA saat ini tengah diguncang kasus korupsi. Tak sedikit pihak yang menggoyang posisi Sepp Blatter di tampuk pimpinan. Presiden FA, Greg Dyke, bahkan menilai kasus yang muncul kali ini bisa mengakhiri trah Blatterisme di FIFA.

Tujuh petinggi FIFA, dari total 14 nama, baru saja ditangkap oleh Departemen Hukum Amerika Serikat karena dituduh melakukan korupsi, penipuan, dan pemerasan.

Dyke kerap vokal melawan Blatter dalam beberapa tahun belakangan. Kini, pria Inggris itu meminta Blatter untuk mundur dari posisinya jelang Kongres FIFA ke-65 hari Jumat besok, 29 Mei 2015, usai kasus yang melanda organisasinya.

(Baca Juga: Pernyataan Lengkap Sepp Blatter Terkait Skandal Korupsi FIFA)

“Sepp Blatter mengatakan dalam pernyataannya semalam kalau sekarang adalah saatnya untuk membangun kembali kepercayaan pada FIFA. Kenyataannya, Anda tidak bisa membangun kepercayaan selama ada Sepp Blatter di sana. Ini harusnya menjadi akhir dari Sepp Blatter. Banyak dari kami yang berharap ini adalah akhir dari Sepp Blatter,” ujar Dyke pada ITV News.

Kasus ini mengguncang usaha Blatter untuk mempertahankan posisi presiden FIFA untuk keempat kalinya. Dyke pun meminta agar Kongres FIFA hari Jumat ini, yang memiliki agenda untuk memilih pemimpin federasi sepakbola tertinggi dunia itu, ditunda lebih dulu.

“Tetapi saya pikir, itu tidak penting apakah mereka lanjut atau tidak. Yang terpenting adalah mengatakan pada Blatter dalam waktu dua hari ke depan – ini adalah saatnya Anda untuk pergi, kami tidak peduli Anda mendapatkan suaranya. Anda harus pergi karena tak ada kredibilitas dalam organisasi ini selama Anda masih di sini,” lanjut Dyke.

253503_jerman-ditahan-imbang-kamerun-2-2_663_382

beritabolahariini.com – Juventus akhirnya angkat bicara terkait pemain asal Jerman, Sami Khedira. La Vecchia Signora mengakui ada ketertarikan untuk mendatangkan gelandang yang baru saja meninggalkan Real Madrid tersebut.

Sebelumnya, spekulasi soal kepindahan Khedira ke Juventus terus berkembang. Bahkan, Football Italia menyebut sang pemain tinggal menjalani tes medis bersama juara Serie A tersebut.

Namun, belum ada konfirmasi resmi terkait isu ini. Sampai akhirnya manajer umum Juventus, Giuseppe Marotta, mengungkapkan bahwa pihaknya memang berencana merekrut pemain berusia 28 tahun tersebut.

“Khedira adalah profil yang menarik dan tak hanya untuk kami. Ini merupakan kesempatan karena dia sedang tak terikat kontrak,” kata Marotta seperti dilansir Sportsmole.

“Kami memikirkan soal itu (merekrut Khedira). Kami akan mengevaluasi situasi beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Juventus memang bisa mendapatkan sang pemain secara gratis. Sebab, Khedira sudah tak terikat kontrak dengan Madrid. Namun, Arsenal siap menjadi pesaing Juventus untuk mendapatkan jasa Khedira.

315998_sevilla-juarai-liga-eropa_663_382

beritabolahariini.com – Sevilla sukses menjuarai Liga Europa 2014-15. Tim besutan Unai Emery menaklukkan Dnipro Dnipropetrovsk di final Liga Europa dengan skor 3-2, Kamis 27 Mei 2015 (Jumat dini hari WIB).

Dua gol Sevilla dalam laga di Stadion Narodowy, Warsawa dicetak Carlos Bacca di menit 31 dan 73. Los Nervionenses pun mencatat rekor dengan meraih 4 gelar Liga Europa.

Berikut tujuh fakta menarik usai menjuarai Liga Europa seperti dihimpun Opta dan Mister Chip:

1. Carlos Bacca mencetak 5 gol dan 3 assist dari 6 laga terakhir di Liga Europa.

2. Tiga pemain terakhir yang mencetak 2 gol di final Liga Europa, seluruhnya berasal dari Amerika Selatan (Diego Forlan 2010, Radamel Falcao 2012, dan Carlos Bacca 2015).

3. Sevilla menjadi tim pertama dalam sejarah Piala UEFA/Liga Europa yang berhasil dua kali mempertahankan gelar (2006-06 & 2006-07 dan 2013-14 & 2014-15).

4. Sevilla menjadi satu-satunya tim yang tampil dalam sedikitnya 4 final di kompetisi Eropa (di luar Piala Super Eropa), dan sukses memenangkan semuanya.

5. Sevilla vs Dnipro merupakan laga final Liga Europa pertama yang sanggup menghasilkan lebih dari 4 gol sejak Porto menaklukkan Glasgow Celtic 3-2 pada 2003.

6. Dalam 12 laga final kompetisi Eropa terakhir (di luar Piala Super Eropa), di mana ada tim Spanyol terlibat, tim Spanyol selalu keluar sebagai pemenang.

7. Sevilla menyamai rekor Barcelona sebagai tim dengan gelar Eropa terbanyak dalam satu dekade terakhir (5 gelar).

315943_bendera-fifa-di-zurich--swiss_663_382

beritabolahariini.com – Proses investigasi terkait skandal korupsi yang dilakukan para pejabat FIFA terus dikembangkan. Terbaru, pihak kepolisian Swiss mencium adanya keanehan dalam penunjukkan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Pihak kepolisian mencurigai penunjukkan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 serta 2022 diwarnai praktik kotor. Mereka menganggap penunjukkan Rusia dan Qatar diwarnai oleh praktik pencucian uang.

Kecurigaan ini bermula dari keputusan FIFA yang mengajukan tuntutan kepada kejaksaan tinggi Swiss, 18 November 2014 silam. Saat itu, FIFA mengajukan tuntutan untuk orang tak dikenal kepada kejaksaan tinggi Swiss terkait kasus penunjukkan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Proses tuntutan terus berjalan hingga sekarang. Uniknya, dari tuntutan ini, kejaksaan justru mencium bahwa apa yang dituduhkan orang tak dikenal tersebut kepada FIFA memang benar.

“Tindakan ini dilakukan untuk memperkaya penyelidikan kasus hukum yang terjadi di Swiss. Selain itu, kantor organisasi yang tercemar, FIFA, berada di Swiss. Untuk alasan inilah investigasi mengenai kasus kriminal terkait salah urus manajemen akan digelar (sesuai dengan Atikel 158 pasal 1, ayat 3, Kode Kriminal Swiss). Investigasi juga digelar terkait dugaan pencucian uang di akun bank Swiss,” tulis pernyataan resmi kepolisian Swiss seperti dilansir Marca.

FIFA memang tengah diguncang skandal korupsi dalam dua hari belakangan ini. Setidaknya, sudah tujuh orang petinggi otoritas sepakbola ditahan oleh kepolisian federal.

Jumlah ini masih bisa bertambah mengingat masih ada tujuh orang lagi yang diduga melakukan praktik kotor di beberapa negara terkait urusan sepakbola.

316045_persib-bandung-vs-kitchee-sc_663_382

beritabolahariini.com – Langkah Persib Bandung di AFC Cup harus terhenti di babak 16 besar. Juara ISL musim lalu ini dipermalukan wakil Hong Kong, Kitchee SC, dengan skor 0-2 Jumat 27 Mei 2015.

Tampil di hadapan bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat, gawang Maung Bandung harus bobol di menit 32. Tandukan keras Juan Belancoso menyambut sebuah umpan silang, bersarang di gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.

Gawang tuan rumah harus kembali jebol di menit 44. Kali ini, Lam Ka Wai yang mencatatkan namanya di papan skor. Dia menyambar bola rebound hasil tendangan bebas dari luar kotak terlarang.

Lihat video pertandingan Persib melawan Kitchee dengan mengklik tautan ini.

Persib berjuang keras di babak kedua untuk mencetak gol. Namun, tak ada gol tercipta hingga pertandingan. Maung Bandung takluk 0-2 dan langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar.

316057_pemain-dnipro--matheus_663_382

beritabolahariini.com – Kejadian mencekam sempat mewarnai duel Sevilla versus Dnipro Dnipropetrovesk dalam final Liga Europa di Stadion Narowody, Warsawa, Rabu 27 Mei 2015 atau Kamis dini hari WIB. Salah satu pemain Dnipro, Matheus, pingsan usai bertabrakan dengan salah satu bek Sevilla, Benoit Tremoulinas.

Kejadian bermula saat keduanya berduel di pertengahan laga. Ketika itu, Matheus dan Tremoulinas sama-sama ingin menyundul bola liar yang mengarah ke sisi lapangan.

Sial bagi Matheus. Meski bisa memenangkan duel udara, kepalanya justru terhantam Tremoulinas. Dan seketika, pemain 32 tahun tersebut pingsan.

Kepanikan pun melanda para pemain yang ada di atas lapangan. Tak cuma rekan-rekan Matheus, pemain-pemain Sevilla juga terlihat panik.

Mereka meminta agar para petugas medis segera memeriksa kondisi Matheus. Beruntung, saat ditangani, Matheus perlahan siuman.

Pelatih Dnipro, Myron Markevych, membeberkan kondisi terbaru sang anak asuh. Menurut Myron, kondisi Matheus perlahan membaik. “Sejauh ini dia terlihat membaik. Dia bekerja dengan sangat keras di atas lapangan. Mungkin, dia kelelahan dan terjadi hal buruk tadi. Tapi, saya pikir semuanya sekarang sudah mulai membaik,” kata Myron seperti dilansir Daily Mail.

Aksi heroik Matheus ternyata tak membantu Dnipro merengkuh gelar Liga Europa musim ini. Meski tampil begitu bagus, Dnipro nyatanya kalah dari Sevilla dengan skor 2-3.

Ini adalah gelar keempat bagi Los Rojiblancos. Prestasi lain juga dicatatkan Sevilla. Mereka menjadi tim pertama di Liga Europa yang sukses mempertahankan gelar sebanyak dua kali (2005/06 dan 2006/07, serta 2013/14 dan 2014/15).

252838_pelatih-sevilla--unai-emery-dengan-trofi-europa-league_663_382

beritabolahariini.com – Kesuksesan Sevilla merengkuh trofi Liga Europa musim 2014/15, sangat terasa berbeda bagi sang arsitek, Unai Emery. Sevilla berhasil menaklukkan Dnipro Dnipropetrovsk 3-2 di partai final, Kamis dini hari, 28 Mei 2015.

Keberhasilan ini jadi yang kedua bagi Emery, setelah musim lalu meraih titel tersebut dari Benfica di partai final.

Selain itu, torehan prestasi ini punya makna sangat dalam bagi Emery secara personal. Pelatih kelahiran Hondarribia, Spanyol, ini mendedikasikan gelar bergengsi tersebut untuk mendiang ayahnya yang baru saja meninggal dunia.

“Saya senang, kami bisa membuat mereka semua bahagia dengan kerja keras. Kami memainkan partai final di lima laga terakhir,” ungkap kepada Goal.

“Saya ingin mengenang ayah saya malam ini, dia baru saja berpulang. Dia amat mendorong kami untuk bisa meraih kemenangan penting ini,” ujar mantan pelatih Valencia dan Spartak Moskva itu.

Prestasi ini sekaligus memastikan Sevillistas Rojiblancos sebagai penguasa gelar Europa League dengan mengoleksi empat trofi. “Saya juga ingin menyampaikan banyak terima kasih pada suporter dan seluruh warga Sevilla atas dukungan luar biasanya,” tutur pria 43 tahun ini.

Dengan pencapaian ini, Sevilla berhak tampil di babak play-off Liga Champions musim depan.

312210_barca-permalukan-bayern-3-0_663_382

beritabolahariini.com – Bek Barcelona, Gerard Pique, memutuskan untuk mengakhiri karirenya di klub Katalan tersebut. Langkah itu akan dia ambil jika tidak lagi mendapatkan tempat di Blaugrana.

Pique mengaku, tak ingin pindah ke klub lain jika pada masa tuanya tak lagi terpakai oleh Barcelona. Pemain 28 tahun ini lebih memilih pensiun dini jika hal itu terjadi.

“Saya akan pensiun. Saya tak tahu kapan. Semakin tua saya (pensiun), itu semakin baik. Saya yakin soal itu. Saya tak bisa melihat diri saya memakai kostum yang lain,” ujar Pique kepada Marca.

“Jika tahun depan saya tak lagi berguna, saya akan menggantung sepatu saya di usia 29 tahun. Saya tidak bisa berkaitan dengan olahraga ini kecuali bersama Barcelona,” ia menambahkan.

Pique pernah sekali meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Manchester United di tahun 2004. Saat itu dia berusia 17 tahun dan baru saja ‘lulus; dari akademi La Masia.

Sayang, Pique gagal berkembang di Old Trafford. Pemain Spanyol ini akhirnya angkat kaki dan kembali ke Blaugrana pada 2008. Sejak itu, dia meraih kesuksesan besar dalam kariernya.

296403_tim-semen-padang-bersama-pelatih--nil-maizar--merah--_663_382

beritabolahariini.com – Kubu Semen Padang angkat bicara soal pemanggilan pelatih mereka, Nil Maizar, untuk mendampingi Pieter Huistra ke timnas Indonesia. Semen Padang membenarkan bahwa Nil memang diplot untuk menjadi asisten dari Huistra.

Direktur Teknik Semen Padang, Asdian, menyatakan, secara lisan, Nil sudah bertemu dengan manajemen klub. Sejak Senin 26 Mei 2015, Nil bertemu dengan manajemen tim dan menyampaikan pemanggilannya ke timnas.

“Ya, secara lisan sudah. Tapi, kami belum menerima surat pemanggilan Nil secara resmi dari PSSI. Kami tunggulah,” kata Asdian saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu 27 Mei 2015.

Asdian menuturkan, meski PSSI belum mengirimkan surat pemanggilan resmi, pihaknya tak akan menghalangi Nil mendampingi Huistra di timnas Indonesia. Pasalnya, saat ini Semen Padang sudah secara resmi meliburkan pemain.

Keputusan tersebut diambil lantaran kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) atau QNB League yang masih vakum. “Kami izinkan dia untuk gabung ke timnas. Lagipula tim kan sedang libur. Kami memutuskan untuk meliburkan tim karena dana dari sponsor terhenti karena kompetisi terhenti,” ucap Asdian.

Terhentinya kompetisi QNB League juga memaksa tim pelatih untuk melakukan penyusutan skuad. Sebanyak sembilan pemain dipecat oleh manajemen Kabau Sirah.

Mereka adalah Seftia Hadi, Suheri Daud, Rezi, Andri, Fitra, Anes, Rachmanuddin, Gamal, dan Fandi. “Keputusan ini berdasarkan arahan pelatih juga. Mereka menilai sembilan pemain ini tak memiliki perkembangan yang baik. Akhirnya, keputusan untuk menagkhiri kontrak mereka diambil,” tutur Asdian.

315183_pemain-real-madrid--cristiano-ronaldo-dan-carlo-ancelotti_663_382

beritabolahariini.com – Karier Carlo Ancelotti hanya dua musim di Real Madrid. Senin, 25 Mei 2015, Presiden klub, Florentino Perez, resmi memberhentikan pelatih yang telah memberikan gelar Liga Champions ke-10 bagi El Real.

Publik pun terkejut dengan kabar ini dan mempertanyakan langkah yang telah diambil Perez. Salah satunya dilayangkan legenda Los Blancos, Ivan Helguera.

Mantan pemain yang telah memberikan delapan gelar bergengsi untuk Madrid itu ragu jika Perez punya recana masa depan yang jelas terkait pemecatan ini.

“Pelatih baru? Proyek baru? Transfer? Rencana?” tulisnya di Twitter.

Sebelumnya, Junalis BBC, John Bennett juga berkicau mempertanyakan keputusan Perez. “Siapa yang bisa melakukan lebih baik dan dihormati seperti Ancelotti? Dia memberikan La Decima serta dicintai pemain. Ini gila.”

Seperti diketahui, kepergian Ancelotti begitu disesali oleh para pemain asuhannya. Pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo dan Luka Modric mengaku lebih senang bila klub mau mempertahankan Don Carletto.

Tapi, bukan cuma mereka yang kecewa dengan pemecatan Ancelotti. Sebagian besar fans mengaku tak habis pikir dengan keputusan Perez. Apalagi, sampai sekarang, Madrid belum punya kandidat yang pas untuk mengisi posisi pelatih.